Narapidana Hamil Menderita Keguguran Saat Polisi Berhenti di Starbucks, Memenangkan Penyelesaian $480.000

Narapidana Hamil Menderita Keguguran Saat Polisi Berhenti di Starbucks, Memenangkan Penyelesaian $480.000

Sandra Quinones mengklaim polisi tidak memanggil ambulans. (Gambar representasional)

Seorang wanita di Amerika Serikat telah diberikan $480.000 (Rs 3,83 crore) sebagai kompensasi atas keluhannya bahwa dia mengalami keguguran ketika polisi yang membawanya ke rumah sakit berhenti di Starbucks dalam perjalanan, menurut sebuah laporan di Los Angeles Instances. Wanita itu, Sandra Quinones, sedang hamil dan berada di penjara Orange County karena pelanggaran masa percobaan pada tahun 2016 ketika insiden itu terjadi, kata outlet itu lebih lanjut. Setelah air ketubannya pecah, wanita berusia 28 tahun itu meminta polisi untuk membawanya ke rumah sakit tetapi penundaan itu sangat merugikannya.

Quinones, yang tidak lagi dalam tahanan, mengklaim dalam gugatannya bahwa perawatannya tertunda selama dua jam karena tindakan para deputi.

Pada hari Selasa, Dewan Pengawas Orange County dengan suara bulat setuju untuk membayar Quinones, sekarang 34, pembayaran enam digit, LA Times lanjut berkata. Tapi dia harus secara resmi menerima penyelesaian sebelum menjadi ultimate, menurut Orange County Sign in.

Pengacara Quinones, Richard Herman, seperti dikutip oleh outlet itu mengatakan bahwa dia “disfungsional” dan tunawisma dan bahkan memiliki masalah psychological tetapi tidak menyerah. Dia telah menuduh dalam gugatannya bahwa polisi memutuskan untuk tidak memanggil ambulans, kemudian “bertindak dengan ketidakpedulian lebih lanjut yang disengaja” untuk kebutuhan medisnya dengan berhenti di Starbucks.

Gugatan wanita itu awalnya ditolak oleh pengadilan federal pada Oktober 2020 tetapi pengadilan banding mengembalikannya tahun lalu.

Quinones dirawat di rumah sakit tetapi janinnya tidak selamat, menurut pengajuan pengadilan, sesuai New York Post. Pengacaranya mengatakan dia menghabiskan waktu yang lama di penjara setelah kegugurannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button